Rabu, 19 Februari 2014

Cara Membuat atau Memasang Stop Loss di Trading Forex


Stop loss menurut arti katanya adalah menghentikan kerugian.
Sedangkan dalam forex trading , stop loss adalah menutup posisi yang
sedang rugi pada level tertentu dikarenakan kita memprediksi bahwa
jika posisi tidak di tutup maka kerugian akan bertambah besar.
Saat pergerakan harga menyentuh nilai ini, maka sistem secara
otomatis akan menutup order atau posisi tersebut. Begitu juga dengan
profit yang diperoleh dapat kita batasi. Alasan mengapa kita membatasi
profit disini adalah karena sifat dari mata uang itu sendiri yang
sangat volatile/ berfluktuasi sehingga bisa saja posisi kita yang
sekarang mengalami keuntungan berubah menjadi merugi karena nila tukar
sudah bergerak berbalik arah dari yang kita inginkan.

Stop loss dilakukan karena kita kadang tidak bisa selalu memantau secara
terus menerus pergerakan mata uang. Contoh anda bertrading pada malam hari
dan di siang harinya Anda harus bekerja dan tidak dapat memantau posisi trading .
Bagaimana bila kita tidak sedang memantau posisi trading kita kemudian harga
bergerak berlawanan dengan perkiraan kita, bahkan bergerak berlawanan jauh
dengan perkiraan kita. Bisa-bisa terjadi margin call (ditutupnya posisi dalam
keadaan merugi karena kurangnya margin jaminan). Tentu saja hal ini sangat
tidak kita inginkan. Contoh riil kita open posisi Buy GBPUSD pada harga 1.7500.
Stop Loss ideal adalah 1.7450. (misal Anda hanya ingin menanggung
kerugian 50 poin saja).

Setiap trader memiliki cara sendiri dalam menentukan nilai stop loss ini.
Berikut beberapa contoh menentukan stop loss :

1. Berdasarkan konsep money management sederhana
   Dalam pengaturan uang yg baik adalah kita tidak boleh meresikokan
   dana kita sampai melebihi 2-3%, dengan kata lain di nilai itulah
   seharusnya stop loss kita tempatkan.
2. Margin Stop
   Pendekatan ini sedikit radikal yaitu kita menetapkan nilai margin call
   sebagai nilai stop loss. Sistem akan mengclose secara otomatis saat
   margin call terjadi, dengan kata lain dana kita dibiarkan sampai
   hampir habis.
3. Berdasarkan analisa teknikal
   Pendekatan ini adalah menggunakan grafik dan indikator(bollinger bands,
   fibonacci, dll) untuk menentukan nilai. Tentunya dibutuhkan kemahiran
   dan pengalaman anda dalam menganalisa grafik.

Menentukan level stop loss berdasarkan strategi, antara lain :
1. Stop loss pada blind trading
   Blind trading adalah trading yang menitik beratkan pada money management,
   sehingga kita sering entry point, exit point, sedangkan target profit
   termasuk stop loss pada blind trading bukanlah hasil sebuah analisa
   melainkan karena perhitungan matematis sebuah strategi trading.
   Blind trader tidak memerlukan sebuah analisa dalam menentukan stop loss.
   Karena begitu transaksinya kalah, dia akan melakukan strategi selanjutnya.
   Misalnya : Open buy sebesar 5% equity pada saat harga open baru terbentuk ,
   target profit 10 point , stop loss 10 point.

2. Stop loss pada real trading.
   Trading yang baik adalah dengan membuka posisi selalu didahului dengan analisa.  
   Dalam trading jenis ini stoploss ditentukan dengan 2 cara yaitu :
   a. Menggunakan indikator
      Indikator yang sering digunakan sebagai level stop loss adalah Parabolic SAR .
      Aturan mainnya adalah membuka posisi dengan stop loss nya adalah nilai
      parabolic SAR pada saat itu.
   b. Menggunakan Garis Support atau Resistance
      Support atau resistance adalah level harga yang bisasanya dijadikan titik
      pantul market. Sehingga  kita bisa menempatkan posisi stop loss dibelakang
      garis support dan resistance dengan perkiraan bahwa level itu tidak akan
      terentuh karena market akan memantul sebelum mengenai level stop loss.
      Jika garis support dan resistance berhasil ditembus maka harga akan
      terus melaju , sehingga sudah benar jika kita menempatkan stop loss
      dibelakang garis support dan resistance.
   c. Menggunakan garis trend
      Garis trend juga bisa dijadikan level stop loss dengan alasan bahwa selama
      trend itu belum berakhir grafik akan selalu berada didepan garis trend .
      Sehingga jika grafik menyebrang garis trend, bisa dipastikan harga akan terus
      bergerak menjauh berlawanan dengan posisi kita.

Itulah beberapa cara menentukan stop loss yang bisa digunakan dalam trading kita ,
yang harus diperhatikan adalah bahwa harus ada sedikit jarak antara level stop loss
dengan yang dijadikan acuan penentuan level stop loss sehingga tidak sampai terjadi
market yang menyentuh stop loss kita lalu market balik arah.


1 komentar:

  1. Halo pak Sigit,

    Selamat pagi,
    Saya Nando, Business Development dari ForexMart.
    Kami adalah perusahaan broker forex teregulasi dari Eropa, CySec(Siprus) dan MiFID(Uni Eropa) .
    Saya ingin mendiskusikan mengenai hubungan kerjasama(online partnership) sebagai IB kami dalam program afiliasi yang menguntungkan.
    Kami memiliki spesifikasi kemitraan dan link afiliasi untuk mempermudah admin dan memungkinkan untuk mendapatkan komisi 1-2 pip/lot dari kegiatan referral yang melakukan trading, dan berlaku akumulasi.
    Sebagai gambaran untuk Anda, bahwa 1pip=$10/lot di ForexMart.
    Saat ini juga kami sudah mulai meluncurkan akun mikro.
    Untuk hal-hal yang berkembang juga dapat didiskusikan selanjutnya.
    Apabila bapak berkenan dapat menghubungi saya melalui email ini.
    Kami akan sangat senang untuk dapat memulai kerjasama dengan anda.
    Terima kasih

    Regards,
    Nando
    Business Development
    ForexMart
    www.forexmart.com
    nando@forexmart.com
    Skype: nando.forexmart
    facebook: Nando ForexMart

    BalasHapus